04 Januari 2015

PUTRI PILOT AIRASIA QZ8501 MERAYU JANGAN SALAHKAN BAPANYA

Pautan kekal imej terbenam


Putri Pilot AirAsia QZ 8501: Tolong, Jangan Salahkan Papa Saya


Pilot AirAsia QZ 8501, Kapten Irianto dan putrinya, Angela Ranastianis (22).

Pilot AirAsia AK 8501, Kapten Irianto dan putrinya, Angela Ranastianis (22). (sumber: Twitter)

Jakarta - Hati Angela Anggi Ranastianis (22) semakin sakit. Di tengah kegelisahan menanti nasib ayahnya, Irianto, media seolah padat menyalahkan juruterbang AirAsia QZ8501 itu sebagai punca kemalangan.

Sejak dua hari lalu, pemberitaan mengenai tragedi AirAsia memang mengerucut pada fakta-fakta, seperti ramalan cuaca BMKG yang tidak diambil pilot, sehingga pelanggaran izin laluan yang didakwa dilakukan syarikat tersebut.

Ninis, begitu remaja ini disapa, menuangkan kekecewaannya pada akaun media sosial Path.

"Semakin sini TV semakin mencari kesalahan pada pilot. Tolong, untuk saat ini fokuskan untuk mencari papa saya. Papa saya belum ketemu. Jangan ngomong ini itu tentang papa saya," tulisnya, Sabtu (3/1).

Dia pun meminta agar semua media, terutama televisyen, menghargai perasaan keluarga yang sedang berduka.

"Papa saya keadaannya masih belum tahu di mana. Please, untuk semua Stesen TV untuk tidak membuat berita yang seolah-olah menyalahkan papa saya. Mengerti keadaan keluarga saya bagaimana kan? (Emoticon menangis)".

Perkembangan terbaru, baru ditemui 30 jenazah mangsa, empat di antaranya berjaya dikenalpasti. Satu dari yang sudah dikenal pasti itu merupakan pramugari AirAsia, Khairunisa Haidar Fauzi.

Sementara, kru AirAsia lain, termasuk juruterbang Irianto belum dijumpai.

Penulis: Firda Puri Agustine / FIR ~

Tiada ulasan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...